Beranda Opini Peran Kartini Millenial dalam Mengimplementasikan 4B (Brain, Beauty, Behavior, and Brave)

Peran Kartini Millenial dalam Mengimplementasikan 4B (Brain, Beauty, Behavior, and Brave)

Oleh: Armila (Mahasiswi FH UBB/IMMawati PC IMM BANGKA)

“Teruslah bermimpi, teruslah bermimpi, bermimpilah selama engkau dapat bermimpi! Bila tiada bermimpi, apakah jadinya hidup! Kehidupan yang sebenarnya kejam”-R.A. Kartini-

21 April merupakan hari yang ditunggu-tunggu bagi kaum perempuan. Sosok perempuan menjadi pembahasan yang menarik. Saat kita membicarakan kiprah perempuan, hampir pasti teringat dengan sosok inspiratif perempuan Indonesia, tak lain adalah R.A Kartini. Dari sosok R.A Kartini terdapat banyak makna yang tersirat yakni menginspirasi banyak kaum perempuan untuk terus berjuang melawan ketidakadilan dan diskriminasi. Tentunya pada hari kartini ini juga bermakna bagi kesetaraan gender antara pihak kaum maskulin dan feminin, memperkuat penghapusan kekerasan dalam rumah tangga serta membangkitkan peningkatan kualitas hidup pada perempuan.

Perempuan merupakan madrasah pertama bagi anak-anaknya. Kedudukan perempuan sangatlah istimewa, dibalik keistimewaannya dijadikan salah satu nama Surah dalam Al-quran yakni An-Nisa. Kartini millenial ialah perempuan-perempuan kreatif yang mampu menebarkan aura positif dan mampu menumbuhkan senyum bagi orang-orang di sekitarnya.

Berbicara tentang perempuan tak akan pernah habis sepanjang masa. Sebagai Kartini millenial sekarang ini tak perlu diragukan lagi, banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mengupgrade diri agar tak dipandang sebelah mata. Dengan menerapkan 4B kartini millenial yakin bisa untuk memperjuangkan hak Perempuan. Bagaimana, sih penerapan 4B?

4B merupakan Brain, Beauty, Behavior dan Brave. Pertama, Brain yang berarti kecerdasan. Sebagai kartini millenial harus mempunyai wawasan yang luas yakni memprioritaskan pendidikan. Kedua, Beauty ialah kecantikan. Pemegang teguh semangat feminin perlu memiliki kecantikan luar maupun dalam. Cantik sebenarnya bukan hanya pada rupa saja, tetapi cantik bisa dipakai dalam hati dan jiwa seseorang. Buat apa jika hanya cantik muka tetapi hati dan jiwanya jelek. Ketiga, Behavior ialah tingkah laku. Dalam hal ini, kaum hawa harus mempunyai attitude yang baik dengan dibarengi beauty dan brain sangatlah lengkap. Keempat, Brave ialah Keberanian. Perlunya mempunyai keberanian yang kuat merupakan pondasi bagi perempuan dalam menjalankan kehidupannya. Keberanian dalam berpendapat dan bersuara untuk memperjuangkan hak perempuan.

Dengan menerapkan 4B, yakin dan percaya kartini millenial mampu memberikan contoh yang baik dan memotivasi serta menginspirasi dan menebarkan semangat juang bagi kartini-kartini lainnya.

(Armila/Red LPM UBB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Gemuruh Kantin Berisik Vol. 3: “Bangkit & Bergerak”

Salah satu band lokal, Sisilain, menyemarakkan Kantin Berisik Vol.3. Foto oleh Eka/LPM UBB. Balunijuk, LPM UBB- UKM GEMA...

Meminimalisir Abrasi di Pulau Semujur : HIMAGRO UBB Gelar Kegiatan Penyuluhan dan Penanaman Tanaman

BALUNIJUK _Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGRO) Universitas Bangka Belitung melaksanakan kegiatan penyuluhan dan penanaman Tanaman yang bertajuk "Pemberdayaan Masyarakat dalam Upaya Pemulihan dan...

Mengenal Kekerasan Seksual dan Konseling Berperspektif Gender

Ilustrasi oeh Febri. Trigger warning: Artikel wawancara ini berbicara tentang kekerasan seksual yang mungkin dapat mengganggu kenyamanan Anda....

“Panggung Ekspresi”, Kala Kesenian Bicara Petani dan Agraria

Papan seruan aksi di panggung utama dalam Panggung Ekspresi. Foto oleh Kevin. Pangkalpinang, LPM UBB - Badan Eksekutif...

Recent Comments