LPM UBB, Air Ruai – Rabu, 7 Juli 2020 menjadi momentum pembukaan dan pelepasan KKN (Kuliah Kerja Nyata) Tematik XV Universitas Bangka Belitung Tahun 2020. Kelompok KKN yang mengusung Tema “SIGAP COVID 19 (Sinergi Lawan Pandemi), di masa New Normal dan Bangun Desa Berdaya Air Ruai” ini akan melaksanakan program kerja yang sudah disusun sesuai dengan kondisi di lapangan. Kegiatan ini akan dilakukan secara online dan offline. Dalam kegiatan offline pelaksanaannya dilakukan dengan turun ke lapangan secara langsung, baik dalam membantu pemerintah desa maupun masyarakat setempat.

Sebelum tim KKN melakukan survei lapangan, perwakilan tim KKN (Kuliah Kerja Nyata) Desa Air Ruai, yang didampingi langsung oleh DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) berkunjung ke Kantor Desa untuk membahas mengenai program kerja yang akan dilaksanakan selama KKN berlangsung.

Dalam kunjungan ini, Kepala Desa Air Ruai menyampaikan mengenai profil dan potensi desa. Dimulai dari batas desa, potensi, dan mayoritas mata pencaharian masyarakat desa tersebut. Kepala Desa Air Ruai juga berharap, tim KKN Desa Air Ruai, bisa menyalurkan ilmu sesuai jurusan atau bidangnya masing-masing, serta bisa berkontribusi bagi desa khususnya masyarakat setempat.

Karmawan, S.E., M.Sc., selaku DPL (Dosen Pembimbingan Lapangan) KKN Desa Air Ruai, berpesan kepada mahasiswa yang akan melaksanakan KNN, untuk harus selalu menjaga kesehatan dan tetap menerapkan protokol kesehatan sebagaimana mestinya.

“KKN UBB tahun ini sedikit berbeda dari tahun sebelumnya, mulai dari tim yang terdiri dari 15 orang dari berbagai jurusan, program kerja ada online dan offline. Kemudian juga mengenai teknisnya yang harus menyesuaikan dengan era pandemi saat ini. Untuk kebaikan bersama selama kegiatan berlangsung yang sesekali harus ke lapangan, kita harus selalu menerapkan protokol kesehatan. Selain memakai masker dan selalu mencuci tangan, kita juga harus menerapkan Social Distancing dan Physycal Distancing,” ujar beliau.

Sobrian Musa, Mahasiswa jurusan Biologi selaku ketua tim KKN juga menyampaikan harapannya.

“Meskipun KKN UBB tahun ini sedikit berbeda dan terbatas, tapi saya dan tim akan selalu semangat mengimplementasikan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat dan semoga tetap memberikan kontribusi terbaik untuk mengembangkan potensi desa, dengan tetap menggunakan protokol kesehatan,” ujarnya.

(Red LPM UBB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *