LPM UBB, Air Duren – Tak hanya mementingkan pendidikan formal di bangku sekolah, anak-anak di Desa Air Duren juga mendapatkan pendidikan agama yang baik melalui sarana Taman Pendidikan Al-Quran atau yang biasa disebut TPA. Kegiatan ini diadakan 3 hari dalam seminggu, mulai dari Hari Senin sampai dengan Hari Rabu dan dimulai pukul 13.00-16.30 WIB.

Umur anak-anak yang belajar di TPA ini beragam, mulai dari 3 tahun sampai dengan 13 tahun, yang mengartikan bahwa sejak dini anak-anak di desa ini sudah mulai diajarkan mengenai pendidikan agama. Tak heran jika para remaja di desa yang tergabung dalam kelompok Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) terlihat sangat rajin beribadah dan menjalankan kegiatan-kegiatan yang positif.

TPA ini tidak hanya mengajarkan cara mengaji saja kepada murid-muridnya, tetapi banyak pembelajaran lain yang diajarkan seperti halnya menghapal surat-surat pendek, belajar menulis dan berhitung dengan bahasa arab serta masih banyak kegiatan-kegiatan lainnya.

Kegiatan belajar mengajar di TPA Air Duren ini sempat terhenti beberapa waktu lalu dikarenakan mewabahnya Covid-19. Namun setelah diberlakukannya new normal kegiatan ini kembali dimulai Senin, 20 Juli 2020.

Menurut salah satu ustazah yang mengajar di TPA menyebutkan, “Antusisas anak-anak di hari pertama, anak-anak mulai TPA ini terlihat sangat bagus, meskipun hari ini terlihat baru setengahnya saja yang mulai masuk kembali paska libur panjang kemarin,” jelasnya.

Berkenaan dengan momen hari pertama anak-anak TPA mulai kembali belajar, mahasiwa KKN UBB yang sedang menjalankan program kerja yang berkenaan dengan mengamalkan pendidikan terkhusus pendidikan rohani dan agama bagi anak-anak desa ikut membantu proses belajar mengajar di TPA ini. Bentuk pengabdian ini dilakukan demi menciptakan generasi penerus yang taat agama.

Kegiatan dimulai dengan perkenalan dari masing-masing anggota tim KKN dan dilanjutkan dengan belajar mengaji oleh Thoriq dan Annisa.

Anak-anak terlihat sangat antusias saat didatangi oleh tim KKN ini. Diumur yang sangat belia anak-anak ini ternyata sangat pandai membaca Iqra dan Al-Qur’an. Untuk memberikan semangat membaca Al-Qur’an dan menghapal surah-surah pendek, diakhir jam TPA anak-anak yang dapat menjawab pertanyaan diberikan hadiah. Hampir semua anak-anak TPA ini bisa menjawab pertanyaan yang diberikan oleh Tim KKN UBB.

Tak hanya hari pertama dimulainya pendidikan TPA ini saja, tim KKN UBB rutin melakukan kegiatan belajar mengajar mengaji di TPA ini. “Melihat antusias anak-anak saat didatangi, kami juga jadi lebih bersemangat untuk terus mengajar dan berbagi sedikit ilmu kepada anak-anak TPA di Desa Air Duren ini,” ungkap Thoriq sebagai salah satu tim pengajar TPA dari KKN UBB.

(Red LPM UBB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *